[Wisata Kuliner] Jawa Timur "Gresik"
Sebagai salah satu kota dagang yang cukup
penting di Nusantara sejak abad ke-14,
kuliner Gresik cukup banyak dipengaruhi oleh pengaruh asing seperti India,
Persia hingga era VOC, terutama dalam hal rempah-rempah yang digunakan dalam
masakan khas Gresik.
Dikenl
sebagi Kota Garam karena areal wilayahnya yang terdiri dari tambak dan salah
satu penghasil garam di Indonesia, Gresik dikenal juga dengan masakan hasil
olahan dari hasil tambak, yaitu bandeng.
Kuliner Gresik cukup beragam, mulai dari hidangan utama, yaitu nasi krawu
hingga kudapannya yang sangat khas yaitu pudak, dan minuman Legen, yang di
dapat dari sari buah Siwalan.
1.
Nasi Krawu
Nasi krawu berupa nasi putih yang pulen dengan sayatan
daging sapi yang dibumbui dengan bawang putih, bawang merah, kemiri dan merica
putih (bumbu Daging Lapis Surabaya). Lauk ini dilengkapi dengan serundeng,
yaitu kelapa yang disangrai, serta sambal keluwek. Keluwek adalah rempah khas
Indonesia, berupa buah berkulit keras, dengan daging buah berwarna hitam.
Keluwek juga biasa digunakan dalam masakan rawon khas Surabaya atau sup konro
khas Makasar.
2.
Pudak
Pudak memiliki kemasan yang unik, dibalut dengan pelepah pohon Nira
kemudian dijahit dengan menggunakan benang wol warna putih. Dibuat dari beras
ketan putih dan santan serta gula, pudak mirip dengan dodol khas Cililin.
Pemakaian gula pada pudak terdiri dari dua jenis yaitu gula putih dan gula
merah. Pudak adalah salah satu kudapan yang sering kali dijadikan buah tangan
khas Gresik selain otak-otak bandeng, dan bandeng asap.
3.
Legen
Salah satu minuman khas yang menyegarkan dan alami dari
Indonesia adalah legen. Legen didapat dengan cara menyayat kulit pohon enau
unuk mengambil sarinya. Sari inilah yang kemudian disaring dan didiamkan,
ditambahi gula putih lalu siap diminum. Legen banyak dijual di
restoran-restoran khas Gresik mapun di pinggir jalan. Legen, jika didiamkan
lebih lama akan melalui proses fermentasi dan menghasilkan arak yang biasa
disebut tuak.

0 komentar:
Posting Komentar